HomeJenis KatarakKatarak Komplikata : Katarak yang Disebabkan Penyakit Lain

Katarak Komplikata : Katarak yang Disebabkan Penyakit Lain

Katarak Komplikata merupakan Katarak yang disebabkan penyakit okular atau penyakit sistemik lain dan bukan karena faktor usia atau muncul sejak lahir. Katarak tipe ini dapat terjadi pada berbagai usia tergantung dari penyakit primernya. Keluhan ini terjadi karena penyakit yang diderita seseorang merusak lensa dan mengganggu nutrisi yang dimiliki lensa. Akibatnya lensa menjadi keruh dan penglihatan menjadi buram.


Katarak jenis ini dapat bersifat unilateral maupun bilateral. Pada kasus unilateral umumnya Katarak Komplikata muncul akibat penyakit lokal seperti Glaukoma, Uveitis, efek pemakaian steroid, Miopia tinggi, dan Ablasio Retina. Sedangkan pada kasus bilateral, Katarak jenis ini terjadi karena adanya penyakit sistemik seperti Diabetes Melitus, Atopik Dermatitis, dan Galaktosemia.

Penyebab Katarak Komplikata

Ablasio Retina menyebabkan Katarak Komplikata

Terdapat beberapa penyebab munculnya keluhan ini, yaitu:

  • Autoimun / radang tubuh

Suatu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri.

  • Radang mata (Uveitis)

Penyakit yang terjadi karena peradangan pada uvea atau lapisan tengah mata.

  • Saraf mata lepas (Ablasio Retina)

Kondisi terlepasnya saraf mata (Retina) dari bagian belakang mata.

  • Infeksi

Adanya infeksi Uveitis pada mata dapat menyebabkan Katarak Komplikata

  • Obat steroid jangka panjang

Efek samping pemakaian obat steroid dalam jangka panjang dapat berdampak pada munculnya keluhan ini. Penggunaan obat steroid harus dibatasi, sehingga jika anda mengkonsumsi obat ini maka sebaiknya konsultasikan kepada dokter.

Baca juga:

Pengobatan Katarak Komplikata

Katarak Komplikata hanya bisa disembuhkan dengan operasi Katarak

Hingga kini belum ditemukan obat untuk mengobati Katarak jenis ini. Satu-satunya pengobatan yang efektif adalah dengan melakukan operasi Katarak. Nantinya dokter akan mengganti lensa yang keruh dengan lensa IOL. Selama operasi usahakan untuk tetap tenang agar proses operasi berjalan dengan lancar. Umumnya dua minggu pasca operasi nantinya penderita dapat beraktivitas normal kembali.

Baca juga:

Pencegahan Katarak Komplikata

Segera periksakan mata anda jika ada keluhan
  • Jangan menggunakan obat sembarangan

Maraknya obat bebas yang dijual di pasaran jangan sampai membuat anda menggunakan obat sembarang tanpa berkonsultasi dengan ahlinya. Hal ini harus dihindari guna mencegah infeksi hingga kebutaan yang tidak diinginkan.

  • Jangan membiarkan sakit mata berlama-lama

Jika anda memiliki keluhan pada mata sebaiknya segera periksakan ke dokter mata dan jangan menunggu hingga parah. Bila anda memiliki Miopia tinggi anda harus waspada karena dapat memicu munculnya penyakit ini. Anda dapat mengobati keluhan ini dengan melakukan Lasik. Nantinya anda tidak lagi memerlukan kacamata untuk melihat karena dengan Lasik penglihatan anda akan kembali normal seperti sedia kala. 

  • Perhatikan gejala lain dalam tubuh

Katarak jenis ini dipicu oleh adanya penyakit lain pada tubuh. Sehingga upayakan untuk selalu memperhatikan gejala lain pada tubuh yang dapat memicu munculnya penyakit ini. 

  • Selalu jujur pada dokter mata

Umumnya Katarak jenis ini terjadi pada satu mata dan tidak disadari kemunculannya. Bila anda telah merasakan gejala Katarak seperti penglihatan buram dan silau segera periksakan ke dokter mata dan sampaikan keluhan anda secara mendetail tanpa ada yang perlu ditutupi. Ini akan membantu dokter dalam melakukan diagnosa dan memperoleh anamnesa yang tepat

Tonton juga info & tips kesehatan mata lainnya:

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular