HomeBerita KatarakKetahui 3 Risiko Katarak Yang Tak Tertangani

Ketahui 3 Risiko Katarak Yang Tak Tertangani

Terdapat beberapa risiko Katarak yang dapat mengancam penderita jika penyakit ini tidak segera ditangani. Katarak menjadi penyebab terbesar kebutaan di Indonesia. Sehingga jika anda memiliki keluhan ini maka sebaiknya segera periksakan ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Katarak terjadi karena protein pada lensa mata membentuk gumpalan sehingga lensa mata menjadi keruh dan sulit ditembus cahaya. Akibat dari penyakit ini adalah penderita akan mengalami penglihatan yang tidak jelas seperti berkabut. Jika tidak segera ditangani penderita dapat mengalami kebutaan.

Penyebab Katarak

Penuaan dapat menyebabkan Katarak

Katarak disebabkan oleh berbagai hal seperti:

  • Proses penuaan

Penuaan menjadi penyebab terbanyak dari kekeruhan lensa atau Katarak

  • Menderita penyakit tertentu

Seseorang yang mengidap Diabetes Melitus, Hipertensi dan Dermatitis Atopik memiliki resiko menderita Katarak

  • Trauma fisik

Lensa mata yang pernah mengalami trauma beresiko menimbulkan Katarak lebih cepat

  • Bawaan sejak lahir

Katarak dapat muncul sebagai kelainan atau cacat bawaan sejak lahir 

  • Paparan sinar matahari secara langsung

Paparan sinar matahari dalam jangka waktu lama meningkatkan risiko terjadinya Katarak 

Baca juga:

Gejala Katarak

Salah satu gejala katarak adalah pandangan kabur

Beberapa gejala yang dialami adalah:

  • Pandangan kabur seperti berkabut
  • Melihat lingkaran di sekeliling cahaya
  • Pandangan ganda
  • Penurunan penglihatan pada malam hari
  • Silau saat melihat sorotan lampu

Umumnya pada fase awal penderita tidak merasakan gejala apapun. Namun seiring waktu gejala diatas akan terasa. Untuk mencegah keluhan yang semakin parah segera periksakan ke dokter mata agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jika tidak segera ditangani penyakit ini dapat menyerang syaraf mata yang mengakibatkan kebutaan.

Baca juga:

Risiko Katarak

Salah satu risiko Katarak yang tidak tertangani adalah dapat menyebabkan kecelakaan

Beberapa risiko Katarak yang tidak tertangani adalah:

  1. Menurunkan produktivitas

Ketika seseorang menderita katarak penglihatannya akan terganggu. Pandangan buram yang disebabkan oleh Katarak membatasi penderitanya dalam beraktivitas dan menurunkan produktivitas.

  1. Mempengaruhi kesehatan sehari-hari

Katarak berdampak pada kesehatan tubuh lainnya. Hal ini diakibatkan penderita Katarak tidak bebas beraktivitas sehingga lebih banyak berdiam diri. Tubuh yang tidak banyak bergerak dapat memicu munculnya penyakit lain. Bahkan risiko katarak meningkatkan mortalitas hingga 2,6 kali lebih tinggi.

  1. Meningkatkan resiko kecelakaan

Pandangan yang buram beresiko mengalami kecelakaan saat berkendara. Berdasarkan penelitian katarak dapat meningkatkan kecelakaan lalu lintas hingga 2,5 kali lebih tinggi. Sehingga diharapkan untuk penderita Katarak tidak berkendara sendirian.

Katarak ringan umumnya tidak memerlukan tindakan medis. Namun bila mulai mengganggu penglihatan dapat dilakukan operasi katarak. Tindakan ini bertujuan untuk mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa mata buatan (IOLs).Seperti Lasik, operasi Katarak memiliki beberapa pilihan metode seperti Phacoemulsifikasi, Femto Laser, Intrakapsular dan Ekstrakapsular. Teknik ini terbukti aman, anda bisa memilih sesuai kebutuhan dan keinginan.

Tonton juga video terkait info dan update terkini tentang Katarak:

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular